
Ubud, Gianyar, Bali semakin bersolek. Selama ini Ubud dikenal sebagai salah satu tujuan destinasi di Bali yang kaya dengan warisan budaya nenek moyang. Berbagai cerita turun menurun dari leluhur begitu kental di sana. Mulai ritualnya, adat istiadat, hingga kuliner. Alasan-alasan itulah yang membuat Kementerian Pariwisata menggandeng organisasi pariwisata dunia atau UN World Tourism Organization (UNWTO). Tujuannya untuk mengejar sertifikasi agar Ubud menjadi destinasi wisata skala internasional. Fokusnya kali ini pada destinasi gastronomi seputar kuliner khas Ubud. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vita Datau mengatakan pengembangan produk wisata gastronomi di Ubud akan banyak melibatkan peran pemerintah Kabupaten Gianyar dan pelaku industri pariwisata. Pemilihan Ubud menjadi destinasi gastronomi skala dunia karena kentalnya budaya kearifan lokal di sana. “Komitmen pemerintah daerah di sana juga menjadi penilaian 20 persen alasan Ubud menjadi yang terpilih. Berbagai alasan lainnya adalah kekuatan heritage yang ada di Ubud membuat wilayah itu punya ciri khas sangat lokal

Tahapannya, pertama, adalah melakukan inventarisasi aset dan atraksi gastronomi termasuk memetakan kesiapan industri dan pelaku usaha yang kemudian dibukukan dalam sebuah laporan dan diajukan ke UNWTO. Kedua, penilaian oleh UNWTO dan dilakukan kick off proses verifikasi dan analisis melalui metode yang cukup detail.Termasuk wawancara kepada semua stakeholders gastronomi, Food and Beverages, produsen, hotel, restoran, chefs, inisiator food festival, pemerintah daerah, penyedia transportasi, akademisi, dan wisatawan lokal juga asing.

Dalam laman Indonesia Tourism disebutkan Ubud adalah jantung budaya Bali. Daerah ini terletak di pegunungan yang sejuk, hanya satu jam perjalanan ke utara bandara dan resor di selatan Bali, kota pedesaan tradisional ini adalah rumah bagi keluarga Kerajaan Bali dan pusat seni yang berkembang.

Di sekitar Ubud, desa-desa di sekitarnya seperti Camphuan, Penestanan, Peliatan dan Batuan yang berspesialisasi dalam kerajinan tangan dan ukiran kayu yang dijual di seluruh pulau. Ada ratusan toko yang menjual barang antik, ukiran kayu, kerajinan tangan, tekstil, lukisan dan perhiasan serta beberapa museum seni terbaik di negeri ini, puluhan studio seni, pasar kerajinan lokal yang sangat baik, dan galeri yang menjual seni lokal dan internasional.
